3.1.a.7. Demontrasi Kontekstual -Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

Flafianus Jeadun, CGP SMP Negeri 6 Kupang

Bacaan Lainnya

Bagaimana Anda nanti akan mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang Anda dapatkan di program guru penggerak ini di sekolah/lingkungan asal Anda?

Saya merasa bersyukur mengikuti pendidikan guru penggerak, karena banyak materi-materi yang saya pelajari tentunya berkaitan erat dengan tugas saya sebagai guru. Dalam kegiatan PGP kami saling berkolaborasi berbagi pengalaman sesama cgp dan ini merupakan nilai tambah untuk saya sebagai bekal menjadi guru yang berpihak pada murid.

Dasar filosofi pendidikan yang merupakan buah pemikiran dari Ki Hajar Dewantara akan menguatkan saya dalam pondasi untuk menjadi guru yang baik bagi murid -murid saya.

Tentunya di dalam penerapan proses pembelajaran saya harus mampu menjadi Pamong bagi murid — murid saya. Menjalankan 3 semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, & Tut Wuri Handayani.

Saya juga harus melangkah focus pada tujuan utama yaitu melahirkan pelajar yang berkarakter Pancasila yang Beriman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Mandiri, Kreatif, Bernalar Kritis, Berkebhinekaan Global, & Berjiwa Gotong Royong.

Tentunya filosofi ini akan saya tanamkan mulai dari diri sendiri. Setelah kelihatan hasilnya saya akan menularkan pengaruh positif kepada rekan — rekan sejawat yang memiliki jiwa reflektif. Dan pada akhirnya semua akan mengerti dan paham tentang filosofi pendidikan dari Ki Hajar Dewantara.

Memahami nilai — nilai dan peran penting kita baik kepada murid -murid terlebih kepada seluruh rekan sejawat itu sangat penting diketahui. 

Karena jika kita sudah memahami itu semua, maka akan lahir semangat yang mendasar dan tak mudah untuk padam untuk tergerak, bergerak, dan menggerakkan komunitas belajar yang memerdekakan murid dalam belajar.

Memahami filosofi dan mengerti nilai dan peran sebagai guru penggerak, bekal selanjutnya harus memiliki kesadaran penuh untuk bergerak dan sekaligus mampu mengontrol sosial dan emosi, dan mampu membantu penyelesaian masalah baik itu dari murid ataupun dari rekan sejawat, sehingga semua pihak ikut bergerak bersama dengan senang hati. Dengan seperti itu, hal — hal positif pasti akan terlahirkan sesuai dengan harapan bersama.

Setelah menjalani semua proses, dan aksi nyata. Sudah tentu pasti akan dihadapkan dengan masalah — masalah. CGP tidak akan pernah diajarkan untuk lari dari masalah. 

Namun, saya akan dibekali dengan keterampilan dalam menyelasaikan masalah. Untuk mampu menyelesaikan masalah, CGP harus memiliki kepiawaian dalam menentukan jenis masalah yang dihadapi. Apakah itu sebuah Dilema Etika atau Bujukan Moral.

Langkah — langkah dalam kebijakan mengambil sebuah keputusan akan menjadi bekal yang sangat berarti bagi CGP untuk melangkah menjadi guru yang tepat bagi murid – muridnya.

Apa langkah-langkah awal yang akan Anda lakukan untuk memulai mengambil keputusan berdasarkan pemimpin pembelajaran?

Pertama saya harus melatih keterampilan diri dalam memahami setiap masalah yang saya hadapi. Apakah itu sebuah dilemma etika atau bujukan moral. Supaya saya tepat sasaran dalam menentukan sebuah keputusan.

Dalam konteks tersebut tentu banyak masasalah yang sering terjadi dilingkungan kerja saya baik bersama rekan guru maupun siswa. Kondisi ini membuat saya harus mampu mengambil keputusan yang tepat sebagai pemimpin pembelajaran.

Mulai kapan Anda akan menerapkan langkah-langkah tersebut, hari ini, besok, minggu depan, hari apa? Catat rencana Anda, sehingga Anda tidak lupa.

Sejak awal modul ini disampaikan, dan mengikuti pengantarnya saya sudah sangat terpesona dengan metode dalam mengenal sebuah masalah dan langkah untuk mengambil keputusan. Sejak saat itu saya terus mendalaminya dan langsung mempraktikkan dalam setiap masalah -masalah yang saya hadapi baik di lingkungan sekolah, maupun dalam kehidupan sehari -hari.

Siapa yang akan menjadi pendamping Anda, dalam menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran? Seseorang yang akan menjadi teman diskusi Anda untuk menentukan apakah langkah-langkah yang Anda ambil telah tepat dan efektif.

Dalam hal ini saya akan melibatkan beberapa pihak;

  1. Fasilitator

Fasilitator adalah orang pertama yang memberikan pengaruh aktif dalam mentransfer pengetahuan tentang semua teori dan aplikasi pengetahuan dalam setiap modul di program ini.

  1. Pengajar Praktik

Pengajar praktik tidak kalah penting dengan fasilitator. Meskipun pendampingan hanya beberapa kali dan saat pertemuan lokakarya dan pedampingan individu ditempat tugas saya.  Namun dengan pengalaman dan ilmunya bisa menambah pengetahuan saya sebagai calon guru penggerak.

  1. Kepala Sekolah

Peran Kepala Sekolah dalam hal ini lebih kepada izin prinsip pada setiap program dan agenda CGP. Karena sejatinya semua tanggungjawab ada pada pimpinan Satuan Pendidikan.

Bersama Kepala sekolah SMPN 6 Kupang

  1. Sesama CGP

Kebetulan dalam satu Satuan Pendidikan saya tidak sendirian dalam mengikuti program guru penggerak ini. Sehingga lebih memudahkan untuk bergerak bersama dalam setiap program

Penulis: Flafianus Jeadun

 

Pos terkait