Apa yang melatarbelakangi Anda memilih menjadi seorang Pengajar Praktik?

Diposting pada

Apa yang melatarbelakangi Anda memilih menjadi seorang Pengajar Praktik?

Pada Prinsipnya saya memilih untuk menjadi Pengajar Praktik yaitu ingin membagikan praktik baik yang sudah saya laksanakan di tempat tugas saya, kemudian membagikan pengalaman saya selama mengikuti pendidikan guru penggerak angkatan 3. Saya meyakini jika saya lulus menjadi pengajar praktik saya bisa memberikan pengaruh dan menggerakkan calon guru penggerak serta rekan guru lainya untuk terus memberikan perubahan di sekolahnya sehingga pada akhirnya akan berdampak baik untuk kebutuhan belajar murid.

Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang Anda lakukan sebagai Guru Penggerak yang memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat bila ada)

Contoh perubahan dan inovasi yang telah saya buat di tempat tugas saya

  1. Membuat program yang berdampak pada murid seperti menerapkan budaya positif (Kesepakatan kelas)

Program ini saya berkolaborasi dengan kepala sekolah, guru dan semua warga sekolah serta rekan Guru penggerak angkatan 3, kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi secara menyeluruh, dampaknya sangat besar di mana di setiap kelas memiliki kesepakatan kelas yang telah disepakati oleh wali kelas, guru dan murid dan semua guru setiap pembelajaran selalu membudayakan budaya positif, kemudian dampak lainnya ada perubahan cara pandang guru dalam memperdayakan siswa sesuai minat, profil dan kebutuhan belajar murid disekolah dan perubahan pada siswa seperti adanya inisiatif tanpa komando dari guru membersihkan lingkungan sekolah dengan program saat ini satu langkah memungut sampah, sehingga saat ini sekolah kami sudah bersih dan nyaman untuk siswa belajar dan nyaman untuk semua warga sekolah

  1. Program kedua yaitu membuat apotek hidup kegiatan ini berkolaborasi dengan siswa, guru dan orang tua siswa, di dalam program melihatkan sepenuhnya siswa, di mana kegiatan ini dilakukan mulai dari pembersihan lahan, membuat pagar, menanam tanaman herbal dan merawat tanaman hingga saat ini hasil dari tanaman herbal sudah digunakan bahkan di jual ke orang tua. Dampaknya semua murid disekolah mulai memahami artinya pentingnya tanaman herbal sebagai obat alternatif untuk mengobati luka ringan saat pembelajaran disekolah, dampak lainya beberapa sekolah sudah bekerjasama untuk membuat apotek hidup sekolahnya. Kegiatan ini orang tua serta komite mendukung penuh berkat komunikasi yang efektif baik saya sebagai penggerak, kepala sekolah sebagai pendukung dan juga komite sebagiaimitra untuk mendukung semua program sekolah yang berdampak pada murid
  2. Membuat program inovasi pembelajaran seperti membuat website sekolah, membuat LMS untuk digunakan saat ujian sekolah dan ujian berbasis online Kegiatan ini untuk menyambut integrasi teknologi dalam kegiatan pembelajaran.

Pertanyaan yang biasa muncul saat mengikuti seleksi pengajar Praktik Guru Penggerak (PP)