2.1.a.10.3. Jurnal Refleksi – Minggu 11

Diposting pada

Refleksi Minggu Ke 11

10_Flafianus Jeadun_CGP SMP Negeri 6 Kupang

Model 2: Description, Examination and Articulation of Learning (DEAL)

  1. Description: Pada minggu ke 11 saya mendapatkan belajar modul Pembelajaran Berdeferensiasi, dalam modul 2. 1 ini, Kami akan mengaktivasi pengetahuan dasar yang telah kita miliki terkait dengan pembelajaran berdiferensiasi. Setiap guru telah melakuan pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan versi dan pemahamannya masing-masing dan tentu mempunyai pengalaman yang paling berkesan pada saat melakukan proses pembelajaran di dalam kelas dengan murid yang beragam. Menurut Tomlinson (2000) Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid. Pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal dengan melakukan penerapan Strategi Pembelajaran berdiferensiasi yakni: diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk.Kemudian saya mengikuti kegiatan lokakarya 3, di kegiatan tersebut kami Bersama kepala sekolah saling berkolaborasi untuk merumuskan visi dan misi serta program sekolah yang berorintasi pada murid.
  1. Examination: Pada modul 2.1, sebagai CGP dan Juga sebagai Guru Saya merasakan ada perubahan pemikiran yang berkontribusi terhadap pemahaman saya tentang implementasi/aksi nyata pembelajaran berdiferensiasi dalam ruang kelas maya. Langkah Langkah yang saya lakukan yaitu membuat pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan minat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran PJOK di SMP Negeri 6 Kupang, untuk sementara karena masih pembelajaran secara daring, maka dalam pemetaan ini saya mengunakan aplikasi padlet untuk mengetehui kebutuhan belajar murid berdasarkan minat. Materi yang dibahas dalam pertemuan dikelas yaitu materi lompat jauh. Setelah saya melakukan pemetaan tahap selanjutnya saya Menyusun rencana pembelajaran sesuai dengan hasil pemetaan kebutuhan belajar murid dimana ada strategi diferensiasi proses dan produk.Yang menarik dalam dalam lokakarya 3 adalah kepala sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sehingga menambah semangat saya sebagai CGP karena didukung penuh oleh kepala sekolah dalam kegiatan Penddikan Guru Penggerak, kemudian kami berkolaborasi dalam merumuskan visi dan misi sekolah dengan suasana yang penuh semangat.
  1. Articulation of Learning (DEAL: Yang saya pelajari dalam modul ini yaitu melakukan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik sangat penting dilakukan sebelum Menyusun rencana pembelajaran, kemudian memasukan strategi pembelajaran diferensiasi dalam RPP tersebut berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan belajar siswa sehingga pembelajaran tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan belajar siswa serta Menyusun instrument penilaian yang bisa mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Perbaikannya untuk akan datang terus melakukan pemetaan kebutuhan belajar siswa sebelum Menyusun rencana pembelajaran sesuai dengan materi dan minat siswa belajar. Merumuskan visi dan misi sekolah semua warga sekolah (Guru, Kepala Sekolah,Siswa dan Orang murid/Komite harus dilibatkan dalam merumuskan impian mereka terhadapap sekolah impianya, kemudian baru disimpulkan untuk merumuskan visi dan misi sekolah. Kalau dilhat lagi ke belakang selama ini hampir sebagian kepala sekolah belum mengpraktekkan dengan baik. Menurut saya kepala sekolah menjadi pranan penting dalam membuat ekosistem sekolah kearah lebih baik. Dampak dari kegiatan tersebut semua merasa percaya diri karena sudah dilibatkan dalam kegiatan sekolah. Tentu visi dan misi sekolah harus berorientasi untuk kebutuhan belajar siswa. Perbaikan tindak lanjut kegiatan ini terus ditingkatkan sehingga impian sekolah yang berpihak pada siswa bisa tercapai